Tuesday, July 23, 2019

Trek Bimbingan Proposal


Trek Bimbingan Proposal
( pribadi )

Skripsi adalah tugas sekaligus mata kulian terahir yang menjadi syarat kelulusan. Langkah awal penyusunan skripsi ialah mengajuan judul kepada pembing akademik (PA). Pembimbing akademik jauh sudah ditentukan pada semester awal perkuliahan.  Berikut kemungkinan-kemungkinan yang menjadi kendala mahasiswa lambat penelitian.

1.      Pengajuan judul
Dalam pengajuan judul hal yang pertama jadi bahasan adalah dua poin yaitu variabel terikat dan variabel bebasnya. Selanjutnya judul dibawa kepada pembimbing untuk dimintai saran dan sekaligus alasan pengambilan judul.
Terkait setuju dan tidaknya variabel yang diambil sebgai patokan judul lebih besarnya dilihat dari kepercayaan masiswa dalam mengambil keputusan. Hasil putusan disini berupa judul yang lengkap. Judul yang terdiri dari dua variabel utama yang kadang dapat disusul dengan memperjelas variabel respon bahkan adapula yang meneliti mencari variabel moderatornya. Setelah selesai disepakati maka judul tersebut akan di laporkan ke prodi untuk dirapatkan baik itu dari segi keterbaruan, kebutuhan dan pembeda.
Judul yang keluar dari prodi besar kemungkinan judul yang utama atau nomor satu saat kita mengajukan judul yang tadinya mengajukan tiga judul. Setelah judul keluar ditentukanlah pembimbing dua yang biasanya disesuaikan dengan pengalaman dosen atas penelitian yang terkait  sebelumnya atau kecocokan mahasiswa terhadap dosen. Kecocokan disini yang dimaksud ialah dosen yang jeli atau galak biasanya mengambil mahasiswa yang pintar alias cekatan. Kecocokan lainnya mahasiswa yang pendiam biasanya mendapat pembimbing dosen yang sabar. Kemungkinan diatas itu hanya hal yang biasa namun belum tentu demikian karena ada satu faktor yang menjadi beda dan disini mengenai mahasiswa yang lelet.
Mahasiswa yang lelet di cirikan lambat konsul judul, lambat ditentukannya pembimbing dua atau ada sedikit masalah seperti pembimbing yang di gonta ganti. Kasus gonta ganti pembimbing disini sangat memperlambat perkembangan mahasiswa dalam maju proposal. Efek lambatnya penentuan pembimbing dua ialah kemungkinan berubahnya judul penelitian baik itu dari populasi penelitian sampai  indikator penelitian (variabel terikat) itu sendiri.

2.      Konsultasi
Judul sudah fiks !, langkah selanjutnya membuat bab 1 yakni latar belakang. Pada bagian ini kebanyakan bimbingan yang memakan waktu banyak. Benar ada yang cepat namun itu hanya sebagian saja yang biasanya  memiliki motivasi yang besar. Ada tips yang perlu jadi dasar yang kuat untuk melewati masa konsul ini, pertama jagan jadi bersifat indifidualis. Orang indifidualis identik dengan  sifat sombong merasa bisa tanpa teman yang lain. Sifat ini masuk dalam sifat istidraj sangat bahaya karna dapat mematikan hati. Lalu, bagimana baiknya.
     Kedua, targetkan jadwal bimbingan rutin minimal sekali sepekan di tambah sharing dengan tim baik itu geng, kelompok belarjar, kelompok satu PA, atau kelompok yang variabel penelitiannya sama. Artinya dalam satu pekan itu minimal 3 kali tukar pikiran dan revisi proposal. Hal yang tidak boleh di sepelekan ialah adap dalam segala hal terkhusus pada saat konsul dengan dosen. Kita tau bahwa adap itu posisinya diatas ilmu, karena sebab terhalangnya ilmu ialah kurangnya adap terhadap guru atau dosen. Adap atau mempelajari petunjuk adalah hal yang sangat penting. Semua dosen sangat menjunjung adap dan terkhusus menilai mahasiswa dari sini. Apa saja itu diantaranya tepat janji dan diutamakan lebih awal dari perjanjian, duduk dan tatapan yang antusias jagan tampakkan masalah, banyak mengeluh, suka menyela saran/komentar dosen. Boleh menyela sedikit jika memang sangat penting selebihnya biarlah berproses karna biasanya di pertengahan dosen akan menyadari kekeliruannya dan banyak menemukan ide yang lebih baik dari sebelumnya karena kekuatan adap tadi.
     Ketiga, temukan motivasi pribadimu. Benar motivasi itu abstrak namun bukan berarti tidak bisa di visualisasikan. Orang yang cerdas akan selalu berbeda dengan lainnya bahkan dibedakan oleh banyak orang. Bagaimana menemukan motivasi dan mengenggam eratnya agar tetap terpatri di hati dan indra kita ?, salah satunya ialah buat bagan/mindmap di dalam kamar pastikan jelas dan menarik. Satu lagi selain sesuatu yang berwarna menjadi titik fokus juga satu hal yang harus di coba ialah pajang foto. Foto orang tua dan foto wisuda kita (meski belum), ini akan menjadi pengingat ada wajah disana yang tersenyum.

3.      Maju proposal
Proposal disini terdiri dari tiga bab. Bab satu latar belakang, bab dua kajian pustaka dan bab tiga metode penelitian. Kita anggap semua sudah selesai masa konsultasi, sisa kesiapan mental dan penguasaan materi yang dipermantap. Sedikit penjagaan mengenai isi proposal semuanya telah di tengahi yaitu pendapat pembimbing satu dan pembimbing dua. Pembimbing satu adalah penentu semua isi dan format isi, laporkan draf isi dan putusan yang di ambil atas pendapat pembing dua harus disetujui oleh pembimbing satu. Namun jika ada masalah perbedaan keduanya yang menyentuh konsep seperti kerangka pikir yang perlu kita lakukan ialah menghadap ke ketua prodi atau dosen lainnya.
Masalah diatas merupakan pembelajaran buat pribadi karna telah malakukan kesalahan fatal disebabkan mengambil pendapat pembimbing dua yang hasil putusan pengambilan konsep kerangka pikir tidak disodorkan ke pembimbing satu. Seharusnya mendiskusikan lebih mengenai ini dan meminta dukungan argumen. Kesalahan diatas berujung pada pengunduran diri pembimbing satu. Kesalah ini merupakan kesalahan fatal yang semua orang akan tetap menyimpulkan saya tetap salah. Diluar alasan mengapa saya memilih pendapat pembimbing dua tidak perlu didetaili disini namun ingat saran saya diatas jika mendapati masalah diatas.

Kelanjutan penyelesaian masalah fatal tadi menjadi hal baru buat saya dan menjadi kisah yang tidak saya lupakan yang membuat penyelasan mendalam karna ini tentang adap.
·         Pembing satu (mengundurkan diri) digantikan oleh pembimbing dua
·         Pembimbing dua digantikan dengan penguji satu
·         Penguji 1 digantikan dosen lain (tidak lain ketua prodi)
·         Penguji 2 masih tetap
Tersisa dua dosen aktif (selain pembing satu yang mengundurkan diri) yang nantinya menjadi validator instrumen penelitian saya.


Majene, 22 Juli 2019
                                                                                         

                                                                                          Sri Lestari 

No comments:

Post a Comment